Portal Informasi Pendidikan Daerah Kabupaten Asahan

Dinas Pendidikan Asahan Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan Perlindungan Siswa dari Narkoba

Dinas Pendidikan Asahan Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan Perlindungan Siswa dari Narkoba

KAB ASAHAN – Upaya memperkuat perlindungan peserta didik dari bahaya penyalahgunaan narkoba terus menjadi perhatian di Kabupaten Asahan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Program IKAN atau Kurikulum Integrasi Anti Narkoba.

Program tersebut diarahkan untuk lingkungan pendidikan mulai dari PAUD, SD hingga SMP. Materi pencegahan narkoba diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus membangun kesadaran peserta didik sejak usia dini.

Pendidikan Tidak Hanya Mengejar Prestasi

Penguatan pendidikan karakter dinilai penting karena sekolah tidak hanya berperan meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk sikap, kedisiplinan dan ketahanan diri menghadapi berbagai pengaruh negatif.

Melalui pendekatan edukatif, siswa diharapkan memiliki pengetahuan mengenai bahaya narkoba serta mampu mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi lingkungan yang berisiko.

Kolaborasi Sekolah, Guru dan Orang Tua

Program pencegahan juga membutuhkan keterlibatan guru dan keluarga. Lingkungan sekolah yang aman dan positif perlu didukung komunikasi antara tenaga pendidik dengan orang tua agar perubahan perilaku anak dapat dikenali lebih dini.

Dinas Pendidikan Asahan sendiri mencatat penandatanganan komitmen kolaborasi Program IKAN bersama BNN sebagai salah satu publikasi terbarunya pada 24 Agustus 2026.

Baca Juga : https://dinaspendidikankabasahan.com/disdik-asahan-dan-bnn-perkuat-program-anti-narkoba/

Membangun Generasi Asahan yang Sehat dan Berprestasi

Penguatan pendidikan karakter diharapkan berjalan beriringan dengan pengembangan bakat dan prestasi siswa. Sebelumnya, Kabupaten Asahan juga menggelar berbagai kegiatan bagi pelajar, termasuk kompetisi olahraga yang melibatkan siswa SD, SMP dan SMA/sederajat.

Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga dan masyarakat, pendidikan di Asahan diharapkan mampu menghasilkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menjauhi penyalahgunaan narkoba.