ASAHAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan terus memperkuat tata kelola data pendidikan melalui kegiatan sosialisasi teknis dan pemantapan penyusunan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sekaligus verifikasi dan validasi data peserta didik serta guru tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 12 September 2026, dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, S.E., M.Si. Informasi mengenai kegiatan ini diberitakan pada 14 September 2026 oleh AmiraRiau.com.
Untuk itu ia mengajak seluruh operator, kepala sekolah, dan pihak terkait agar lebih proaktif melakukan updating dan pengecekan data secara berkala.
“Yang kita inginkan adalah data yang benar-benar akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga tidak ada lagi kesenjangan antara kebutuhan di lapangan dengan kebijakan yang dibuat,” jelasnya.
Sosialisasi ini diikuti oleh operator Dapodik dari jenjang PAUD, SD, dan SMP, serta tim verifikasi dari Dinas Pendidikan. Materi yang diberikan mencakup teknis penginputan, prosedur validasi, dan cara menjaga keterkinian data.
Data Sekolah Menjadi Perhatian Utama
Dalam arahannya, Musa Al Bakri menekankan bahwa proses perbaikan dan pemutakhiran data harus dimulai dari satuan pendidikan. Menurutnya, kualitas pelayanan pendidikan sangat dipengaruhi oleh ketepatan informasi yang masuk ke dalam sistem Dapodik.
Data yang akurat dinilai penting karena menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pendidikan. Karena itu, setiap sekolah diharapkan tidak hanya melakukan penginputan data, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan benar, lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.
Musa menyampaikan bahwa Dapodik memiliki peran penting dalam mendukung pengambilan keputusan, mulai dari pemetaan peserta didik, kebutuhan tenaga pendidik, kebutuhan sarana pendidikan hingga berbagai bentuk dukungan dan program pemerintah.
Operator Sekolah Diminta Aktif Memperbarui Data
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti operator Dapodik dari jenjang PAUD, SD dan SMP, bersama tim verifikasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.
Materi yang diberikan mencakup teknis penginputan data, prosedur verifikasi dan validasi, serta langkah-langkah untuk menjaga agar data pendidikan tetap diperbarui sesuai kondisi sebenarnya di lapangan.
Dinas Pendidikan juga mendorong kepala sekolah dan operator untuk melakukan pengecekan secara berkala. Langkah tersebut penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan atau ketidaksesuaian data peserta didik maupun guru.
Data Akurat Dukung Perencanaan Pendidikan
Pemutakhiran Dapodik tidak hanya berkaitan dengan administrasi sekolah. Data yang lengkap dan valid dapat membantu pemerintah daerah memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi pendidikan di Kabupaten Asahan.
Dengan data yang tepat, perencanaan program pendidikan dapat dilakukan secara lebih terarah. Pemerintah juga dapat menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan nyata yang dihadapi sekolah, peserta didik dan tenaga pendidik.
Musa Al Bakri berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan Dapodik dapat meningkatkan ketelitian dan tanggung jawab dalam proses pendataan. Ia menilai tidak boleh ada kesenjangan antara kondisi pendidikan di lapangan dengan data yang tercatat dalam sistem.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, S.E., M.Si. Sosialisasi menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman dan ketelitian dalam proses penyusunan, pemutakhiran, verifikasi, serta validasi data pendidikan.
Penguatan Dapodik dinilai penting mengingat data pendidikan menjadi salah satu dasar dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan, termasuk dalam menentukan kebutuhan peserta didik, tenaga pendidik, serta berbagai program peningkatan mutu pendidikan.
Melalui proses verifikasi dan validasi yang dilakukan secara optimal, data peserta didik dan guru diharapkan semakin akurat, lengkap, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya di satuan pendidikan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan berharap seluruh pihak terkait dapat meningkatkan komitmen dalam melakukan pemutakhiran data secara berkala. Dengan demikian, tidak hanya kualitas administrasi pendidikan yang semakin baik, tetapi juga perencanaan program dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Menuju Layanan Pendidikan yang Lebih Tepat Sasaran
Penguatan sistem pendataan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Asahan. Data yang diperbarui secara rutin diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih efisien, transparan dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, operator Dapodik dan pemerintah daerah. Pemutakhiran data bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi menjadi salah satu fondasi dalam menentukan arah pembangunan pendidikan.
Baca Juga : https://dinaspendidikankabasahan.com/kadisdik-asahan-apresiasi/
Dengan semakin kuatnya pengelolaan data, pelayanan pendidikan di Kabupaten Asahan diharapkan dapat terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik maupun tenaga pendidik secara lebih tepat.




