ASAHAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan terus membuka ruang bagi pengembangan bakat dan potensi peserta didik di bidang olahraga. Terbaru, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menerima audiensi Pengurus Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI) Kabupaten Asahan, Senin (7/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan tersebut membahas rencana kolaborasi untuk memperkenalkan olahraga sepatu roda kepada pelajar sekaligus memperkuat pembinaan atlet usia dini di Kabupaten Asahan.
PERSEROSI Siapkan Sosialisasi ke Sekolah
Dalam audiensi tersebut, pengurus PERSEROSI menyampaikan rencana melakukan sosialisasi olahraga sepatu roda ke sejumlah sekolah. Sasaran awal program mencakup peserta didik jenjang SD dan SMP di Kabupaten Asahan.
Sosialisasi tersebut diharapkan dapat memperkenalkan olahraga sepatu roda secara lebih luas kepada pelajar sekaligus menjadi langkah awal untuk menemukan siswa yang memiliki minat dan bakat di cabang olahraga tersebut.
Selain pengenalan olahraga, PERSEROSI juga menyiapkan program pembinaan atlet muda. Para pelajar yang memiliki potensi nantinya diharapkan dapat mengikuti latihan secara lebih terarah sehingga siap menghadapi berbagai kejuaraan.
Disdik Pastikan Pendidikan Tetap Menjadi Prioritas
Kepala Dinas Pendidikan Asahan menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Dukungan diberikan karena kegiatan olahraga dinilai dapat menjadi salah satu sarana pengembangan potensi dan karakter siswa.
Namun, pelaksanaan kegiatan pembinaan tetap diarahkan agar tidak mengganggu kewajiban utama siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Dinas Pendidikan akan membantu melakukan koordinasi dengan pihak sekolah agar jadwal sosialisasi maupun latihan dapat diselaraskan dengan kegiatan akademik.
Hal tersebut penting agar siswa dapat memperoleh manfaat dari kegiatan ekstrakurikuler tanpa mengurangi perhatian terhadap pendidikan formal.
Mencari Bibit Atlet Sejak Bangku Sekolah
Pembinaan atlet sejak usia dini menjadi salah satu langkah strategis untuk menemukan talenta olahraga potensial di daerah. Dengan adanya kegiatan yang terstruktur, siswa tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk berolahraga, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab dan sportivitas.
PERSEROSI berharap dukungan Dinas Pendidikan dapat membuat olahraga sepatu roda semakin dikenal di lingkungan sekolah. Cabang olahraga tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu pilihan ekstrakurikuler yang diminati pelajar Asahan.
Sinergi Sekolah dan Organisasi Olahraga
Kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan organisasi olahraga menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet pelajar. Sekolah dapat menjadi tempat awal untuk menemukan siswa berbakat, sedangkan organisasi olahraga dapat memberikan pembinaan teknis sesuai kebutuhan cabang olahraga.
Dengan pola tersebut, siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan secara bertahap sekaligus mendapatkan pengalaman mengikuti kompetisi.
Target Lahirkan Atlet Sepatu Roda Berprestasi
Audiensi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembahasan tindak lanjut, termasuk penyusunan jadwal sosialisasi ke sejumlah sekolah dalam waktu dekat.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pembinaan olahraga sepatu roda di Kabupaten Asahan. Dalam jangka panjang, sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda yang berprestasi dan membawa nama Kabupaten Asahan dalam berbagai kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional.
Baca Juga : https://dinaspendidikankabasahan.com/kontingen-sepak-bola-muda-asahan/
Bagi dunia pendidikan, pengembangan olahraga pelajar juga menjadi bagian dari upaya membentuk peserta didik yang memiliki keseimbangan antara prestasi akademik, keterampilan, kesehatan jasmani dan karakter.




